Yogyakarta – Duka akibat bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera beberapa bulan lalu masih menyisakan luka mendalam. Ribuan rumah, tempat ibadah, serta gedung sekolah dan madrasah rusak parah. Tak hanya itu, tempat belajar Al-Qur’an pun ikut tersapu derasnya arus air, mengakibatkan banyak santri kehilangan kesempatan untuk menimba ilmu.

Bukan hanya bangunan yang hilang, namun juga harapan. Buku-buku pelajaran, Al-Qur’an, dan Iqra’ yang menjadi sarana utama pendidikan agama turut lenyap terbawa banjir. Kondisi ini membuat proses belajar mengajar terhenti, meninggalkan kekosongan yang dirasakan oleh para santri dan masyarakat.

Melihat kondisi tersebut, BADKO TKA-TPA Daerah Istimewa Yogyakarta tergerak untuk mengambil peran dalam misi kemanusiaan. Dalam keterbatasan, organisasi ini membuka donasi pengadaan Al-Qur’an dan Iqra’ bagi para korban terdampak.

Dalam waktu 40 hari, hasilnya luar biasa. Lebih dari 4.000 paket Al-Qur’an dan Iqra’ berhasil dihimpun dari para aghniya’, wali santri, ustadz-ustadzah, serta para aktivis gerakan Al-Qur’an.

Sebagai bentuk komitmen dan syiar kepedulian, seremonial pelepasan bantuan dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026, bertepatan dengan momentum Syawalan dan Sarasehan Aktivis Gerakan Da’wah Pendidikan Al-Qur’an, yang bertempat di Gedung Da’wah Al-Qur’an AMM Kotagede Yogyakarta.

Ketua Umum BADKO TKA-TPA DIY, Ustadz H. Suprapto, S.Ag., M.A, menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bentuk nyata kepedulian umat terhadap saudara yang sedang diuji.

“Ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi ikhtiar untuk menghidupkan kembali semangat belajar Al-Qur’an di tengah keterbatasan. Kami ingin memastikan bahwa para santri tetap bisa belajar, meskipun dalam kondisi sulit,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua UPZ BADKO TKA-TPA DIY, Ustadz Muchlis Umaidi, menambahkan bahwa solidaritas umat menjadi kekuatan utama dalam gerakan ini.

“Alhamdulillah, antusiasme para donatur sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap pendidikan Al-Qur’an masih sangat tinggi. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” ungkapnya.

Saat ini, bantuan telah diberangkatkan menuju Provinsi Aceh. BADKO TKA-TPA DIY juga mengutus tiga relawan untuk memastikan distribusi berjalan lancar sekaligus menjalin ukhuwah dan silaturahmi dengan masyarakat setempat. Ketiga relawan tersebut adalah:

Doa dan harapan mengiringi perjalanan mereka, agar misi kemanusiaan ini berjalan lancar, bantuan sampai dengan selamat, serta mampu menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima.

Gerakan ini menjadi bukti bahwa dari Yogyakarta, gelombang kepedulian terus mengalir, menembus jarak dan membawa cahaya harapan bagi saudara-saudara yang membutuhkan.

🤲 Salurkan sedekah melalui UPZ BADKO TKA TPA DIY:

🔗 Link donasi:
https://upzbadkotpadiy.com/campaign/sedekahpeduligurungaji

💳 Transfer Infak Bank BPD DIY:
063211002078
a.n. UPZ BADKO TKA TPA DIY

✨ Sekecil apapun bantuan Anda, sangat berarti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *